Hari ini, saya belajar dan mengerti bahwa hidup adalah sebuah perjalanan, dimana dalam perjalanan itu, sebenarnya kita hanya tengah menjalani sebuah BIG master plan yang sudah disiapkan Tuhan untuk kita.
Dalam perjalanan itu, tentu kita akan banyak bertemu dengan persimpangan-persimpangan jalan.
Dan di setiap persimpangan, kita pasti akan bertemu dengan sesuatu atau bahkan seseorang.
Jika sesuatu atau seseorang itu mempunyai tujuan yang sama dengan kita, maka kita akan bisa terus bersama dengannya hingga bertemu dengan persimpangan berikutnya.
Tapi jika ternyata tujuan kita tidak sama, maka kita akan menuju persimpangan yang berbeda.
Mungkin itulah yang dimaksud dengan setiap pertemuan pasti akan ada perpisahan, karena setiap orang sudah mempunyai jalannya sendiri.
Seperti yang pernah teman saya katakan, mungkin ini semua terdengar kejam, tapi itulah hidup, ada aksi dan reaksi, ada pertemuan pasti ada perpisahan, dan perpisahan itu akan menimbulkan sebuah pertemuan baru, begitu seterusnya.
Masih menurut teman saya, kita semua adalah musafir, yang akan terus berjalan sampai hati kita benar-benar telah menemukan tempat yang cocok untuk tinggal dan menghabiskan keseharian kita.

Jadi, yang bisa kita lakukan hanyalah menjalani, seperti yang sangat sering saya katakan, let it flow, karena semua sudah tertulis dalam big master plan, dan kita hanya tinggal memberikan yang terbaik untuk setiap jalan yang kita hadapi.
Setiap yang datang pasti akan pergi, dan setiap yang pergi pasti akan datang pengganti.
Jangan khawatir, dan jangan menyalahkan setiap perpisahan yang terjadi, karena mungkin kita hanya berpisah arah, menuju persimpangan yang berbeda, tetapi jika memang sudah jalannya, maka seberapa pun seringnya kita berbeda arah, pasti akan ada persimpangan lain yang mempertemukan kita kembali..

Pernah melihat pelangi?
Fenomena alam yang indah, yang datang ketika hujan reda, ketika matahari sudah kembali bersinar..
Kemunculan pelangi biasanya selalu dinanti, karena keindahannya bisa membangkitkan semangat setelah terlalu lama disiram hujan.
Namun, salah seorang teman saya pernah mengatakan bahwa pelangi sebenarnya hanyalah bias cahaya, pantulan cahaya yang mengenai air hujan, dan harus mengalami banyak pembiasan terlebih dulu agar bisa terlihat indah.
Jadi, sebenarnya, keindahannya itu overrated..

Saya pun berpikir..
Dalam hidup saya, ada cukup banyak pelangi yang singgah.
Mereka yang datang ketika masalah saya baru selesai, ketika saya sedang mencoba bangkit, ketika saya sedng menata puing-puing hati yang sempat berantakan.
Tetapi, seperti halnya pelangi, mereka hadir hanya sejenak.
Hanya sekedar lewat dalam hidup saya, memberi keindahan setelah hidup saya dilanda masalah.

Awalnya saya sempat sangat jengkel dengan mereka yang menjadi pelangi dalam hidup saya.
Karena saya sudah terlanjur mengagumi keindahannya, dan yang akan terjadi adalah hati saya kembali hancur berantakan.
Tapi, akhir-akhir ini saya berpikir..
Mungkin Tuhan memang sengaja mengirim mereka hanya sebagai pelangi dalam hidup saya..
Karena, seperti halnya pelangi, keindahannya overrated, mereka pun demikian.
Kekaguman yang saya rasakan terhadap mereka mungkin hanya karena pembiasan perasaan yang berulang-ulang.
Dan mereka bukan yang terbaik untuk saya !

Therefore, instead of waiting for rainbow, i prefer to wait a STAR.
someone who not always seen but will always there.
Ya !
Saya akan menunggu bintang, seseorang yang akan selalu ada untuk saya, kapanpun saya membutuhkannya, bahkan ketika hidup saya sedang dilanda kegelapan luar biasa..

- sayayangsedangmenunggubintanghidupsaya -

I bilang saya ‘the special little one’
D bilang saya sempurna dalam ketidaksempurnaan
A bilang saya indifferent
R bilang saya tough
E bilang saya magnet
D2 bilang saya sok tahu
V bilang saya independent
D3 bilang saya skeptis
R2 bilang saya sinis

Dulu mungkin saya akan sangat terpengaruh dengan pendapat-pendapat di atas.
Tapi, akhir-akhir ini saya banyak berfikir..

Ini hidup saya !
Hanya saya yang bisa dan boleh membuat hidup saya bahagia.
Dan hanya saya juga lah yang bisa dan boleh membuat hidup saya sedih !!

Terserah apapun pendapat orang lain tentang saya, selama saya tidak menyakiti dan merepotkan hidup orang lain, saya akan terus menjadi diri saya seperti sekarang.

Mungkin sekarang banyak yang akan bilang bahwa saya egois?
Saya tetap tidak akan peduli !

Rasanya sudah terlalu lama dan terlalu banyak saya mencoba mengerti dan memahami, tapi hanya sedikit orang yang mau mengerti dan memahami saya.

Saya akan terus mencoba melakukan yang terbaik yang saya bisa.
Tapi hanya untuk mereka yang benar-benar menyayangi dan selalu ada untuk saya tanpa meminta imbalan apa-apa.

saya tidak meminta banyak
saya hanya minta jika memang kamu datang hanya untuk membuat hidup saya bertambah ribet
hanya untuk menambah sakit hati saya
hanya untuk membuat waktu saya terbuang dengan memikirkan kamu..
lebih baik kamu tidak usah datang lagi dalam hidup saya.
terima kasih..

is that too much too ask for??

Pernah merasa setiap orang mulai berjalan maju, sementara kita tidak?
Pernah merasa semua orang dicintai tetapi kita tidak?
Pernah merasa semua harapan yang telah dipupuk ternyata sia-sia belaka?
Saya pernah.
Dan sialnya, sekarang saya sedang akrab dengan semua perasaan itu !!

ia..
perempuan berhati mutiara.
ia yang mengajarkan aku untuk selalu tulus membantu sesama.
ia yang selalu ada, kapanpun aku membutuhkannya.
ia yang mengajarkan aku untuk selalu bersyukur.
ia yang menunjukkan padaku bahwa cinta akan selalu ada bagi mereka yang masih percaya.
ia, dengan segala kesederhanaannya, yang meyakinkan aku bahwa aku bisa bahagia.

Vivin Febriani.
Sahabat, separuh jiwa, pasangan sepaket, apapun itu sebutannya.
Orang yang selalu bersama, bahkan menemani ngobrol berjam-jam tentang hal yang tidak penting.
Orang yang mempunyai sifat yang hampir sama.
Orang dengan sifat cemburu yang luar biasa !=p
Orang yang kadang tak terbaca sedang merasakan apa.

Terima kasih, atas kebersamaan selama hampir 4tahun ini.
Terlalu banyak hal yang sudah terlewati, naik turunnya kehidupan, dan ia selalu ada disana.
Terimakasih..

Happy birthday neng !
you know that i’ll always pray for the best..
Doaku yang utama, semoga kau selalu bahagia.
Semoga persahabatan ini akan selalu ada.

Berlari-lari, menantang maut, bergantungan di kereta yang bahkan belum terhenti..
Begitulah kira-kira keseharian porter pengangkut barang di stasiun..

Hari ini, saya iseng memperhatikan salah satu dari mereka..
Ketika kereta datang, ia berlari menuju kereta, mendekat ke pintu yang bahkan belum terbuka, loncat ke dalam kereta secepat yang mereka bisa.
Berharap ada satu penumpang yang akan minta dibawakan barang olehnya.
Semangat tinggi ketika masuk ke dalam kereta, mencari penumpang yang akan dibawakan barangnya..
Berjalan sepanjang gerbong, untuk kemudian turun kembali tanpa ada yang bisa dibawa..
Wajahnya..
Wajah bapak itu yang membuat saya tersentak.
Ia kecewa !
Hidup anak istrinya bergantung pada sebanyak apa ia bisa membawa barang turun dari kereta..
Sementara semakin sedikit penumpang yang menggunakan jasa mereka..

Semoga di kereta yang datang berikutnya, akan ada penumpang yang menggunakan jasa mereka..

Dari bapak porter yang membahayakan nyawa,
dari bapak penjual koran yang berjalan kaki dari cicaheum sampai unpad,
dari ibu penjual gorengan yang setiap hari ada di kampus,
dari bapak penjual susu yang mendorong gerobaknya entah dari mana sampai dago atas,
dari mereka saya belajar bahwa hidup itu keras !
dan saya harus punya mental yang lebih keras lagi untuk menghadapinya..

Akhir-akhir ini saya sering berfikir dan bertanya pada diri saya sendiri :
“apa sebenarnya yang saya mau?”
Pertanyaan ini sangat mengganggu, karena saya baru menyadari bahwa selama ini saya jarang memikirkan apa yang saya mau.
Keputusan yang saya ambil kebanyakan sangat dipengaruhi oleh apa yang orang lain pikirkan.
Saya lebih mementingkan pandangan orang lain daripada apa yang saya inginkan.
Seringkali saya sudah merasa pantas dengan sesuatu, tapi ketika orang2 di sekeliling saya tidak setuju, seketika itu pula saya akan merasa tidak pantas !
Saya tidak mau menjadi orang yang seperti ini.
Saya juga ingin mendapatkan apa yang saya inginkan, tanpa peduli pandangan orang lain tentang hal itu.

Sabtu, 31 Januari 2009 adalah hari yang bersejarah bagi saya dan ke-4 teman saya yang lain.
Dibalik nama Drupadi, kami telah membuktikan semua kemampuan manajerial kami dalam sebuah ajang bergengsi bernama Trust Day.
Trust Day merupakan rangkaian acara dari Danone Trust, sebuah lomba bisnis game yang diadakan setiap tahun oleh Danone Group.
Ketegangan lomba telah terasa sehari sebelumnya, dimana semua peserta dikumpulkan di dalam satu ruangan dan diberikan penjelasan teknis mengenai jalannya lomba.
Peserta lain berasal dari ITB, IPB, UNAIR, UGM, dan UI. Total terdapat 24 tim yang akan mengadu nasib dalam Trust Day.

Menurut saya, lomba ini sangat menarik, karena bisa memberikan gambaran nyata mengenai bagaimana sebenarnya sebuah perusahaan bekerja.
Jadi, kami berlima akan ditempatkan dalam posisi Board Of Director dari perusahaan Danone di sebuah negara.
Gambaran mengenai negara tersebut diberikan dalam sebuah business case setebal 25 halaman.
Kami ditugaskan untuk membuat strategic plan selama 3 tahun ke depan, beserta action plan untuk setiap tahunnya.
Selama pengerjaan strategic plan, akan banyak email-email masuk berisi informasi terbaru dan juga pertanyaan yang harus segera direspon.

Jika kami lolos dalam Trust Day, maka kami akan menjadi country finalist dan akan bertanding kembali pada tanggal 13 Februari 2009 d Yogyakarta.
Tapi, saya baru mendapat berita kemarin malam, bahwa tidak ada satu pun tim dari Unpad yang berhasil lolos menjadi country finalist !=(

Sedih?
Lumayan..
Tapi, Drupadi sudah melakukan semua yang kami bisa, dan dari sejak awal kami sudah menekankan bahwa segala yang terpenting adalah usaha yang kami lakukan.
We’ve done our best, let’s GOD grab the rest.
Ternyata, yang terbaik bagi kami sekarang adalah tidak berangkat ke Jogja untuk menjadi country finalist, karena masih banyak hal yang harus kami selesaikan dalam waktu dekat.
YA !!
Kami semua sedang berjuang untuk menyelesaikan skripsi kami masing-masing!=)

Jadi, semangat Trust Day akan tetap ada di hati kami, dan akan kami gunakan untuk menyemangati diri kami sendiri untuk segera merampungkan skripsi yang tertunda !!

Terima kasih kepada Veranita Yosephine, campus manager Unpad yang telah memberikan support tiada henti kepada kami semua. “I’ll never meet a person as enthusiatic as you !”
Terima kasih untuk Credo, Heroes, dan Tika Paris atas semua kebersamaan sebagai satu almamater.

Kau tak tahu betapa rapuhnya aku
Bagai lapisan tipis air yang beku
Sentuhan lembut kan hancurkan aku
Walaupun cinta tak sempurna
Menghampiriku seketika
Kuingin kau tahu betapa rapuhnya aku..

Kau tak tahu betapa rapuhnya aku
Masih terasa luka di masa lalu
Kupernah mencintai sepenuh hati
Namun cinta itu lari
Dan ku terluka
Luka membekas
Bekas membuat, buat selamanya
Selamanya ku
Ku kan selalu
Ku kan selalu RAPUH..

Kau ingin tunjukkan kepada dunia
Tak hanya ada karena masa lalu
Tapi masih ada harapan bagi yang baru
Kau tawarkanku sejuta harapan
Namun kenangan itu takkan pernah hilang
Kuingin kau tahu betapa rapuhnya aku

Kau datang bagai hujan
Basahi tanah hati
Tapi kau lihat sendiri
Luka ini..

-RAPUH By Joeniar Arief-

* mudah-mudahan semuanya mengerti.